Ikatan Kovalen Polar
Pengertian Ikatan Kovalen Polar
Ikatan kovalen polar adalah ikatan kovalen yang terbentuk antara atom-atom yang memiliki perbedaan ke Elektronegativitas. Ikatan kovalen polar merupakan ikatan yang mempunyai selisih ke elektronegatif besar sehingga pasangan elektron nya cenderung tertarik. Salah satu atom-atom yang mempunyai ke elektronegatif lebih tinggi maka akan menarik elektron lebih kuat. maka semakin besar selisih ke elektronegatifan maka akan semakin besar kepolarannya. Selain itu polarisabilitas atom-atom juga ikut mempengaruhi derajat kepolaran suatu atom.
Ciri-ciri Ikatan Kovalen Polar
1. Mudah larut dalam air atau kovalen polar lainnya.
Gula dapat larut dalam air, sukrosa merupakan disakarida yang tersusun dari monomer-monomer berupa unit glukosa dan fruktosa dengan rumus molekul C12H22O11. Sukrosa merupakan senyawa yang mudah larut dalam air contohnya gula pasir, sehingga senyawa ini digolongkan pada senyawa polar.
2. Ikatan Kovalen Polar Memiliki Kutub Positif dan Negatif
Senyawa kovalen polar berarti senyawa kovalen yang mampu membentuk kutub dikarenakan distribusi elektron yang tidak merata. Contohnya yg terjadi pada ikatan air atau H2O. Elektron pada H2O hanya berpusat dibagian tertentu saja maka dari situlah terjadinya pengkutuban. Dikarenakan terjadi pengkutuban, H2O bersifat polar.
3. Titik Leleh dan Titik Didih Rendah
Rendahnya titik didih yang dimiliki senyawa kovalen ini disebabkan karena gaya tarik menarik antar molekul sangat lemah, sehingga tidak memerlukan energi yang tinggi untuk memisahkannya. apabila pada suhu ruangan, maka ikatan senyawa ini akan berbentuk gas atau cairan.
4. Memiliki Pasangan Elektron Bebas
Molekul polar terbentuk karena nilai momen dipolnya tidak sama dengan 0 sehingga senyawa polar sering dikaitkan dengan memiliki pasangan elektron bebas (PEB). Hal ini, disebabkan karena perbedaan keelektronegatifan yang besar antaratom yang berikatan dan pengaruh bentuk molekulnya. Molekul-molekul yang berbentuk tidak simetris (gaya tarik ikatan atom-atomnya tidak sama kuat), pada umumnya bersifat polar (karena ada satu sisi yang lebih negatif dan lebih positif).
Perbedaan Ikatan Kovalen Polar dan Nonpolar
Ikatan kovalen polar pasangan elektron dalam suatu ikatan kovalen antara atom-atom yang berbeda tidak terbagi secara merata. Senyawa kovalen polar terjadi pada atom-atom nonlogam yang tidak sejenis atau atom-atom yang mempunyai perbedaan keelektronegatifan besar.
Sedangkan ikatan kovalen nonpolar adalah elektron-elektron dalam suatu ikatan pada atom-atom yang sama memiliki nilai perbedaan keelektronegatifan sama dengan nol yang artinya elektron dibagi sama rata antara dua atom tersebut. Jenis ikatan ini dinakan kovalen nonpolar.
Penerapan Ikatan Kovalen Polar dalam Farmasi
1. Obat clopidogrel, obat untuk mencegah penyumbatan pembuluh darah dan melancarkan peredarah darah.
2. Obat esomeprazole, obat ini berfungsi untuk menunkan produksi asa lambung dan membantu mengurangi risiko komplikasi tukak lambung.
3. Obat Saxagliptin, obat antidiabetes yang digunakan untuk mengobati diabetes melitus tipe 2, yang mana menggantikan vildagliptin yang dihentikan pada tahun 2008.
4. Obat Fosfomycin, obat ini digunakan sebagai antibiotik untuk mengobati dan mencegah infeksi saluran kemih.
Penjelasan lengkapnya ada pada video berikut ini:
Saya berada pada menit ke 2.58-4.56
Bagaimana cara memproduksi obat-obatan menggunakan ikatan kovalen polar?
BalasHapus